Kenapa APAR Meledak? Ini Penyebab & Cara Menghindarinya!

Pernah mendengar kasus APAR meledak? Kejadian ini bukan hanya menimbulkan kerugian material tapi juga bisa membahayakan keselamatan. Namun, mengapa hal semacam ini bisa terjadi, apa saja penyebab dan bagaimana cara menghindarinya? Pastikan kamu baca ulasan lengkap berikut sampai selesai!

Waspada! Inilah 6 Penyebab APAR Meledak yang Harus Kamu Hindari

hydrotest tabung apar berapa periode waktu untuk melakukan hydrotest tabung aparMenghadapi kebakaran tentu memerlukan kesiapsiagaan dan alat yang tepat, salah satunya adalah alat pemadam api ringan (APAR). Namun, seperti penjelasan sebelumnya bahwa tabung APAR itu bisa meledak loh! Walaupun kasus seperti ini termasuk jarang, tetap saja mengetahi apa penyebabnya menjadi sebuah keharusan supaya kamu bisa menghindari risiko tersebut. Penasaran apa saja penyebabnya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

1. Peningkatan Tekanan Secara Signifikan

Ketika APAR jenis cartridge kamu gunakan, tekanan di dalam tabung yang awalnya 0 bar bisa melonjak drastis menjadi lebih dari 50 bar, hal ini terjadi karena pelepasan CO2 dari cartridge untuk memadamkan kebakaran. Perubahan tekanan itulah yang berpotensi menyebabkan tabung alat pemadam api ringan meledak jika tidak kamu tangani dengan benar.

2. Usia Tabung Lebih dari 5 Tahun Tanpa Hydrotest

APAR yang sudah berusia lebih dari 5 tahun dan belum menjalani hydrotest memiliki risiko tinggi meledak. Hydrotest adalah proses vital yang memastikan tabung masih mampu menahan tekanan hingga 1,5 kali lebih besar dari tekanan kerja.

3. APAR Meledak Akibat Korosi atau Karat

Selain karena tekanan yang berlebih, korosi dan karat turut menjadi penyebab terjadinya ledakan pada tabung APAR. Pasalnya, korosi dapat melemahkan dinding tabung dan membuatnya rentan terhadap tekanan dari dalam, sehingga beresiko meledak.

4. Malfungsi Komponen APAR

Setiap alat pemadam api ringan terdiri dari berbagai bagian atau komponen seperti katup dan selang atau nozzle. Jika ada komponen yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik, bisa menyebabkan gas bocor dan tekanan di dalam tabung menjadi tidak stabil, yang pada akhirnya bisa menyebabkan ledakan.

5. APAR Meledak Karena Penggunaan yang Salah

Menggunakan tabung APAR tanpa memperhatikan kelas kebakaran yang sesuai merupakan kesalahan besar. Misalnya, menggunakan APAR berbahan dasar air pada kebakaran listrik bisa menyebabkan reaksi yang tidak kamu inginkan dan berisiko menyebabkan ledakan.

6. Penyimpanan Tidak Tepat

Lokasi penyimpanan APAR yang terkena sinar matahari langsung atau suhu ekstrim, seperti di tempat yang terlalu panas atau lembab. Jika hal itu terjadi nantinya akan mempercepat proses korosi dan meningkatkan tekanan gas di dalamnya, yang bisa menyebabkan ledakan.

Mengerikan! Ini Resiko Jika Tabung APAR Meledak

apakah tabung apar bisa meledak? checklist perawatan aparTabung alat pemadam api ringan (APAR) adalah alat vital dalam menghadapi kebakaran, namun apa jadinya jika alat penyelamat ini malah membahayakan? Berikut adalah risiko yang perlu kamu ketahui jika tabung pemadam kebakaran meledak!

1. Cedera Fisik yang Serius

Salah satu risiko langsung dari ledakan tabung pemadam kebakaran adalah potensi cedera fisik. Pasalnya, serpihan metal dari material tabung alat pemadam yang terpental dengan kecepatan tinggi dapat menyebabkan luka serius, bahkan fatal. Situasi ini bukan hanya menakutkan tapi juga berbahaya dan memerlukan respons cepat dan penanganan medis.

2. APAR Meledak Bisa Mengakibatkan Kerusakan Properti yang Lebih Parah

Ledakan tabung APAR tidak hanya berisiko terhadap keselamatan fisik, tapi juga bisa menyebabkan kerusakan properti yang signifikan. Dari pecahnya kaca jendela hingga lubang besar di dinding, biaya perbaikan bisa sangat mahal ini menambah beban finansial yang tidak kamu harapkan bukan?

3. Memperparah Situasi Kebakaran

Alih-alih memadamkan api, ledakan dari alat pemadam tersebut malah berpotensi membuat api menjadi lebih besar dan tidak terkendali. Kondisi ini tentunya dapat membuat upaya penanganan kebakaran menjadi jauh lebih rumit dan susah untuk kamu kendalikan.

Baca Juga: Standar Perawatan Gedung dan Peralatan Damkar Menurut NFPA

Yuk, Ikuti Tips Berikut Agar Tabung APAR Tak Mudah Meledak!

kenapa APAR meledak? tabung apar dilakukan percobaan tekanMencegah tabung APAR meledak bukan hanya soal menghindari risiko, tapi juga tentang memastikan keselamatan semua orang di sekitar. Nah, berikut adalah beberapa tips praktis yang dapat membantu kamu gunakan menjaga tabung APAR agar tetap aman dan siap pakai!

1. Rutin Lakukan Pengecekan Fisik

Mulailah dengan pengecekan rutin kondisi fisik tabung pemadam dan pastikan tidak ada karat, penyok, atau kerusakan lain yang bisa mempengaruhi fungsinya. Kerusakan fisik ini tidak hanya mengurangi efektivitas pemadaman tapi juga bisa menimbulkan risiko ledakan, makanya cek tabung kamu setidaknya sekali sebulan.

2. Cegah APAR Meledak dengan Memastikan Tekanannya Normal

Setiap tabung alat pemadam api ringan dilengkapi dengan indikator tekanan yang memudahkan kamu untuk memantau kondisinya selalu normal. Jika tekanan terlalu rendah atau tinggi, segera lakukan pemeriksaan dan perbaikan jika diperlukan karena tekanan ini krusial untuk mencegah risiko ledakan.

3. Hindari Paparan Suhu Ekstrim

Tempat penyimpanan APAR juga berpengaruh besar terhadap kondisinya, makanya jauhkan dari paparan langsung sinar matahari atau kelembaban tinggi. Pasalnya, suhu yang terlalu panas atau dingin bisa mempengaruhi kondisi tabung dan media pemadam kebakaran di dalamnya, yang pada akhirnya menyebabkan kerusakan dan ledakan.

4. Lakukan Hydrotest Secara Berkala

Hydrotest adalah prosedur penting yang tidak boleh kamu lewatkan, karena pengujian ini membantu memeriksa kekuatan dan kebocoran pada tabung. Dianjurkan untuk melakukan pengujian hydrotest setiap 5 tahun sekali sebagai bagian dari perawatan preventif dan memastikan tabung dalam kondisi prima.

Mengikuti tips di atas tidak hanya akan menjaga tabung APAR kamu dalam kondisi baik, tapi juga meningkatkan keselamatan kamu dan orang di sekitar dari potensi bahaya kebakaran. Ingat, pencegahan dan perawatan yang tepat adalah kunci utama untuk menghindari risiko tabung APAR meledak yang tidak kamu inginkan.

Baca Juga: Keren! Inilah 5 Implementasi AI untuk Pemadam Kebakaran

Lalu, Kapan Pengujian Hydrotest Tabung APAR Harus Dilakukan?

hydrostatic test pengujian tekanan tabung dengan hydotestPengujian hydrotest tabung APAR adalah prosedur penting yang harus kamu lakukan secara berkala untuk memastikan bahwa tabung APAR berfungsi dengan baik. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah, kapan sebenarnya pengujian hydrotest tabung APAR harus dilakukan?

Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor: PER.37/MEN/2016 Pasal 15, tentang Syarat-Syarat Pemasangan dan Pemeliharaan tabung APAR termasuk, pengujiannya hydro test setiap 5 tahun sekali.

Penting untuk kamu ingat bahwa pengujian hydrotest tabung APAR harus dilakukan oleh tenaga ahli yang terlatih dan memiliki pengalaman. Selain mematuhi aturan dan jadwal pengujian, penting juga untuk mengikuti pedoman penggunaan dan pemeliharaan tabung APAR yang diberikan oleh produsen.

Memiliki tabung APAR yang terawat dengan baik tidak hanya memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap risiko kebakaran, tetapi juga memastikan kepatuhan terhadap peraturan keselamatan dan kesehatan kerja. Itulah penjelasan lengkap tentang kenapa APAR meledak? Mulai dari penyebab, resiko, dan cara untuk menghindarinya. Nah, jika kamu cari tempat pengujian APAR hydrotest yang terpercaya? Bormindo adalah pilihan tepat.

Pasalnya, di Bromindo, terdapat tim ahli dan profesional, sehingga menjamin bahwa setiap tabung APAR ditangani dengan standar tertinggi, memastikan kesiapan dan keandalannya. Pilih Bromindo untuk hydrotest APAR kamu, dan nikmati ketenangan pikiran dengan layanan yang terjangkau, cepat, mudah, dengan klik disini.

Leave a Comment

0