Cara Service Fire Hydrant Bocor, Bisa Monitoring Pakai Smartphone

Cara service fire hydrant harus dilakukan sesuai dengan standar. Pasalnya, instalasi fire hydrant merupakan sebuah sistem yang cukup kompleks, sehingga harus berhati-hati pada saat melakukan perawatan dan perbaikan hydrant. Jangan sampai performa hydrant menurun akibat cara service fire hydrant yang tidak sesuai standar.

Salah satu masalah yang sering terjadi pada instalasi fire hydrant adalah kebocoran hydrant. Hydrant yang bocor tentu menjadi masalah yang sangat fatal. Jika hydrant bocor, maka instalasi fire hydrant yang sudah kamu persiapkan tidak bisa memberikan performa terbaik untuk memadamkan kebakaran karena adanya kebocoran.

Penyebab Hydrant Bocor yang Sering Terjadi di Lapangan

cara service fire hydrant teknisi berpengalaman

Salah satu penyebab hydrant bocor yang paling sering terjadi di lapangan adalah air untuk supply hydrant pada water reservoir dicampur dengan tandon air. Dengan kata lain, air pada ground tank hydrant juga digunakan sebagai supply air untuk kebutuhan sehari-hari, misalnya untuk mencuci.

Mencampurkan pasokan air untuk hydrant dengan kebutuhan air sehari-hari merupakan kesalahan yang sangat fatal. Pasalnya, hal ini bisa menyebabkan pasokan air hydrant menurun. Jika hal ini terjadi, maka instalasi fire hydrant tidak mampu memadamkan api dengan optimal karena kekurangan pasokan air pada saat kondisi darurat.

Atas alasan itu, supply air pada ground tank seharusnya hanya digunakan untuk supply fire hydrant saja. Dengan begitu, maka air pada water reservoir akan selalu siap sedia dengan jumlah yang sesuai standar. Hal ini sangat berguna untuk melancarkan proses pemadaman api dengan optimal.

Selain karena water reservoir yang digunakan bersama dengan tandon air untuk kebutuhan sehari-hari, kebocoran hydrant juga bisa disebabkan oleh beberapa hal lainnya. Hal-hal yang bisa menjadi penyebab hydrant bocor dan harus dilakukan service fire hydrant diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Kurangnya perawatan hydrant secara berkala
  • Tidak melakukan cara service fire hydrant sesuai standar
  • Selang hydrant sudah tua dan rapuh
  • Perkaratan pada alat-alat hydrant
  • Kebocoran pada pipa-pipa yang menyambung ke sistem hydrant

Itulah penyebab hydrant bocor yang paling sering terjadi di lapangan. Hydrant yang bocor bukan merupakan masalah yang sederhana, karena bisa berakibat fatal dalam menurunkan perfoma fire hydrant. Oleh karena itu, kebocoran fire hydrant harus diservice dengan segera agar performa hydrant bisa tetap optimal.

Cara Service Fire Hydrant Bocor Sesuai Standar

cara service fire hydrant bocorPerawatan dan cara service fire hydrant bocor diawali dengan memastikan komponen output berupa hydrant pillar dan hydrant box berada di lokasi yang steril. Pastikan tidak ada benda-benda di sekitarnya yang bisa menghalangi output hydrant dalam mengeluarkan air. Selanjutnya, lakukan service fire hydrant bocor dengan cara berikut ini.

  • Cek fungsi valve hydrant
    Cara service fire hydrant dilakukan dengan membuka valve untuk memastikan seluruh kran berfungsi dengan baik. Jika ditemukan adanya kerusakan, maka segera ganti dengan komponen yang baru secepatnya. Semua valve yang berfungsi dengan normal bisa langsung dipasang kembali pada tempat semula dengan rapat.
  • Testing kebocoran hydrant
    Pasang seluruh perangkat hydrant, lalu hidupkan pompa hydrant. Cara service fire hydrant ini dilakukan dengan mengalirkan air ke sistem fire hydrant. Pastikan seluruh komponen hydrant bisa berfungsi dengan baik. Pastikan juga bahwa nozzle, valve, selang, dan sambungan lainnya bebas dari kebocoran.
    Jika terjadi kebocoran, segera lakukan penambalan atau penggantian dengan komponen baru. Setelah ditambal atau diganti, jangan lupa untuk dicek kembali untuk memastikan apakah komponen tersebut masih bocor atau tidak. Pastikan sudah tidak ada kebocoran karena masalah ini tergolong fatal.
  • Lakukan flushing sistem hydrant
    Setelah melakukan tahap testing kebocoran pompa hydrant, cara service fire hydrant yang selanjutnya adalah flushing system hydrant. Flushing fire hydrant dilakukan untuk menghilangkan residu atau endapan pada instalasi fire hydrant yang bisa menghambat pasokan air mengalir.
    Cara service fire hydrant ini berfungsi agar tidak ada endapan lumpur pada pompa, tandon air, serta komponen lain. Endapan lumpur pada komponen tersebut bisa menyebabkan aliran air dalam instalasi hydrant tidak mampu bekerja optimal. Oleh karena itu, flushing hydrant sangat penting untuk dilakukan.

Setelah seluruh rangkaian perawatan hydrant dan service fire hydrant selesai dilakukan, semua log dan hasil dari kegiatan tersebut harus dicatat dengan lengkap. Hal ini bertujuan agar nantinya informasi mengenai hasil service fire hydrant bisa diketahui suatu waktu saat dibutuhkan.

Cara Service Fire Hydrant Praktis, Pakai Aplikasi Welmo!

cara service fire hydrant standar nfpa

Inspeksi dan maintenance fire hydrant yang dilakukan secara berkala masih memungkinkan adanya hal-hal yang terjadi di luar kontrol. Maka dari itu, instalasi fire hydrant perlu dimonitor selama 24 jam untuk meminimalisir eror dan kebocoran yang terjadi di luar jangkauan.

Untungnya, kini ada aplikasi monitoring fire hydrant 24 jam non-stop bernama Welmo. Aplikasi ini akan mempermudah kamu dalam memonitor instalasi hydrant secara real time hanya menggunakan smartphone saja. Sangat canggih bukan? Welmo akan memberikan notifikasi pada smartphone saat beberapa hal ini terjadi:

  • Supply air hydrant di bawah standar
  • Ada kebocoran pada water reservoir
  • Kerusakan pada instalasi fire hydrant
  • Pompa hydrant aktif
  • Terjadi kebakaran

Dengan aplikasi Welmo, cara service fire hydrant bisa lebih mudah dan praktis. Kerusakan pada instalasi fire hydrant bisa terdeteksi lebih dini. Hal ini akan memberikan banyak keuntungan karena dapat meminimalisir kerugian yang terjadi saat hydrant rusak. Ingin mencoba aplikasi ini? Yuk, langsung konsultasi sekarang!

Leave a Comment

0