Kenapa Smoke Detector Ionization Dilarang?

Kenapa Smoke Detector Ionization Dilarang

Smoke detector adalah salah satu alat pendeteksi kebakaran yang dapat kamu gunakan di berbagai tempat termasuk rumah pribadi. Smoke detector ionization menggunakan sejumlah kecil bahan radioaktif, bernama americium-241, untuk mendeteksi asap.

Cara Kerja Smoke Detector Ionization

Smoke detector ionization menggunakan americium sebagai sumber partikel alfa. Partikel alfa dari americium mengionisasi molekul udara. Hal ini membuat beberapa partikel menjadi bermuatan positif dan negatif.

Kenapa Smoke Detector Ionization Dilarang Karena Radiasi Bahaya Americium

Sehingga, dua plat bermuatan yang ada di dalam smoke detector ionization menciptakan aliran ion bermuatan positif dan negatif. Ini memicu alarm untuk aktif ketika asap memutus aliran ion tersebut secara terus menerus dalam waktu tertentu.

Seberapa Banyak Radioaktif yang Terkandung?

Smoke detector ionization memaparkan sejumlah kecil radiasi, sekitar 1/100 milirem per tahun. Ini jauh di bawah tingkat radiasi latar sekitar 360 milirem setahun. Jika smoke detector ionization mengandung bahan radioaktif aktif, maka akan ada peringatan pada kemasan atau buku manualnya.

Kenapa Smoke Detector Ionization Dilarang Karena Radiasi Americium

Hal ini juga didukung fakta bahwa partikel alfa pada smoke detector ionization sangat berat dan tidak dapat berpindah jauh. Ion ini dibungkus oleh lapisan setipis lapisan sel kulit mati.

Smoke detector ionization hanya memiliki kandungan americium cuku sedikit yang terbungkus dalam lapisan foil dan keramik, yang menghentikan partikel alfa agar tidak bergerak ke luar dari detektor asap. Karena “perisai” ini, smoke detector ionization tidak menimbulkan risiko kesehatan berupa radiasi bila diaplikasikan dengan benar.

Tidak ada risiko kesehatan yang mengancam dari smoke detector ionization. Selama detektor ini tidak rusak dan digunakan sesuai petunjuk.

Juga jangan coba-coba untuk menyogok bagian dalam smoke detector ionization. Karena hal ini dapat merusak pelindung foil atau keramik yang menyimpan americium.

Bahayakah Menggunakan Smoke Detector Ionization?

Radiasi memang dapat menyebabkan kanker dan masalah kesehatan lain. Namun, radiasi yang dihasilkan selama penggunaan smoke detector ionization sangat rendah, sehingga tidak ada efek kesehatan yang perlu dikhawatirkan.

Kenapa Smoke Detector Ionization Dilarang dan Regulasinya

Nmaun ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk meminimalisir lagi paparan radioaktif yang mungkin terjadi:

  • Gunakan smoke detector ionization sebagai proteksi kebakaran.
  • Jangan pernah mencoba menyogok bagian dalam smoke detector ionization atau menghilangkan americium di dalamnya.
  • Ganti baterai smoke detector ionization dua kali setahun. Kebanyakan smoke detector ionization dapat berfungsi dengan baik selama sepuluh tahun. Periksa tanggal kedaluwarsa pada smoke detector ionization saat mengganti baterai.
  • Buang smoke detector ionization yang sudah kedaluwarsa. Buang smoke detector ionization dengan cara yang sama untuk membuang bahan kimia rumah tangga yang berbahaya. Kami juga merekomendasikan agar smoke detector ionization bekas dikembalikan ke distributor atau penjualnya untuk diproses.

Tips membuang bahan kimia rumah tangga berbahaya dapat bisa disimak di sini.

Nah, kesimpulannya meski smoke detector ionization tidak terlalu berbahaya, namun Firecek tetap menyarankan smoke detector yang eco-friendly dan juga bebas radiasi seperti photoelectric smoke detector. Jika kamu punya pengalaman menggunakan smoke detector ionization, silakan share di kolom komentar supaya ada banyak tambahan informasi yang bisa dibagikan.

Sumber: Americium in Ionization Smoke Detectors

Kenapa Smoke Detector Ionization Dilarang,Kenapa Smoke Detector Ionization Dilarang, Kenapa Smoke Detector Ionization Dilarang, Kenapa Smoke Detector Ionization Dilarang,Kenapa Smoke Detector Ionization Dilarang

Leave a Comment

0