Perlukah Retribusi Alat Pemadam Kebakaran Diberlakukan?

Retribusi alat pemadam kebakaran merupakan kebijakan yang ditetapkan di wilayah kota atau kabupaten terhadap pemilik gedung atau pemilik usaha atas kepemilikan alat proteksi; fire hydrant, fire alarm, alat pemadam api, dan instrumen proteksi kebakaran lainnya.

Lalu perlukah penarikan retribusi alat pemadam kebakaran diberlakukan?

Mengapa ketika pemilik gedung sudah selayaknya memiliki alat proteksi kebakaran justru dikenakan retribusi oleh Negara?

 

Apa Itu Retribusi Alat Pemadam Kebakaran

Sebelum kita bahas lebih dalam, pertama-tama yang harus dipahami adalah apa itu “retribusi”.

Pengadaan retribusi adalah salah satu bentuk usaha pemerintah kota atau kabupaten dalam melaksanakan kewenangannya mengelola suatu daerah dan mencukupi kebutuhan di wilayah tersebut.

Retribusi ini hampir sama dengan pajak, dimana masyarakat yang bersangkutan dan memenuhi syarat retribusi wajib membayar retribusi ke pemerintah daerah.

Menurut UU No. 28 tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, retribusi daerah adalah adalah pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan/atau diberikan oleh pemerintah daerah untuk kepentingan orang pribadi atau badan.

retribusi alat pemadam kebakaran ditarik oleh damkar

Retribusi alat pemadam kebakaran ini diselenggarakan 1 tahun sekali oleh pemerintah kota/kabupaten kepada badan atau pribadi sebagai balas jasa yang disediakan pemerintah. Dari retribusi alat pemadam kebakaran akan disetorkan ke kas daerah untuk kepentingan bersama; seperti perbaikan jalan, pembangunan fasilitas umum, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan instrumen lainnya.

Penyedia jasa pada retribusi alat pemadam kebakaran ini adalah Dinas Pemadam Kebakaran setempat.

 

Bentuk Jasa yang diberikan dari Retribusi Alat Pemadam Kebakaran

Jasa Anda dapatkan sebagai pemilik usaha atau pemilik gedung  adalah pemeriksaan alat pemadam kebakaran.

Alat pemadam api, fire hydrant, fire alarm, dan komponen alat proteksi kebakaran lainnya akan diperiksa langsung oleh personil dari Dinas Pemadam Kebakaran.

retribusi alat pemadam kebakaran juga pemeriksaan pada hidrant

Selain memeriksa, petugas nantinya juga akan memberikan tinjauan terhadap alat proteksi kebakaran yang Anda miliki. Adakah alat proteksi kebakaran yang perlu ditambahkan, diperbaiki, atau ditingkatkan.

Dari tinjauan tersebut tentunya akan memberikan manfaat yang amat besar bagi kelayakan gedung dan keselamatan penghuni gedung.

Suatu bangunan sudah seharusnya dilengkapi dengan alat proteksi kebakaran sebagai tindak pemadaman dini jika terjadi kebakaran dan disesuaikan dengan tingkat risiko kebakaran.

 

Harga Retribusi Alat Pemadam Kebakaran

Harga yang dikenakan untuk retribusi alat pemadam kebakaran di tiap kota/kabupaten berbeda-beda, contohnya adalah Kota Semarang.

Harga retribusi alat pemadam kebakaran Kota Semarang menurut Peraturan Wakikota Semarang No. 27 Tahun 2018 adalah:

 

A. Pemeriksaan Alat Pemadam Api
1. Jenis busa dalam tabung
a. Sampai dengan 9 liter
b. Lebih dari 9 liter sampai 25 liter
c. Lebih dari 25 liter
Rp35.000,00 per tabung
Rp50.000,00 per tabung
Rp75.000,00 per tabung
2. Jenis powder dalam tabung
a. Sampai dengan 9 liter
b. Lebih dari 9 liter sampai 25 liter
c. Lebih dari 25 liter
Rp35.000,00 per tabung
Rp50.000,00 per tabung
Rp75.000,00 per tabung
3. Jenis air bertekanan dalam tabung
a. Sampai dengan 9 liter
b. Lebih dari 9 liter sampai 25 liter
c. Lebih dari 25 liter
Rp35.000,00 per tabung
Rp50.000,00 per tabung
Rp75.000,00 per tabung
4. Jenis CO2 dalam tabung
a. Sampai dengan 6 kg
b. Lebih dari 6 kg sampai 20 kg
c. Lebih dari 20 kg
Rp35.000,00 per tabung
Rp50.000,00 per tabung
Rp75.000,00 per tabung
5. Jenis gas dalam tabung
a. Sampai dengan 6 kg
b. Lebih dari 6 kg sampai 20 kg
c. Lebih dari 20 kg
Rp35.000,00 per tabung
Rp50.000,00 per tabung
Rp75.000,00 per tabung
B. Pemeriksaan Alat Penanggulangan Kebakaran
Hydrant Kebakaran
Sprinkler Kebakaran
Alarm Kebakaran
Sistem Pemadam Khusus
Rp500.000,00 per unit
Rp300.000,00 per unit
Rp300.000,00 per unit
Rp300.000,00 per unit
C. Pemeriksaan Alat Penyelamatan Jiwa
Lift Kebakaran
Tangga Kebakaran
Rp500.000,00 per unit
Rp500.000,00 per unit

 

Alat proteksi kebakaran yang telah memenuhi standar akan diberi stiker penanda lunas retribusi untuk periode 1 tahun.

Tentunya besaran nominal retribusi alat pemadam kebakaran tidak sepadan bukan jika dibandingkan kerugian yang timbul jika terjadi kebakaran? Tak hanya harta benda namun nyawa menjadi taruhannya.

retribusi alat pemadam kebakaran kota semarang

Pemeriksaan oleh Dinas Pemadam Kebakaran juga sebagai tindakan pencegahan agar warga yang menggunakan fasilitas umum maupun komersial dapat beraktivitas dengan tenang.

Dinas Pemadam Kebakaran melakukan tindakan antisipasi dini agar tidak terjadi kebakaran di suatu gedung dan membahayakan lingkungan sekitarnya.

Pemilik gedung atau pemilik usaha sudah semestinya sadar dan paham dengan risiko kebakaran yang dapat terjadi kapan dan di mana saja.

Siapa Saja yang Dikenakan Retribusi Alat Pemadam Kebakaran?

Retribusi alat pemadam kebakaran dikenakan kepada badan atau perorangan pemiliki gedung dan atau pemilik usaha yang memiliki alat proteksi kebakaran. Baik bangunan milik swasta maupun pemerintahan.

Contohnya: gedung pemerintahan, gedung perkantoran, hotel, pusat perbelanjaan, pabrik, mini market, dan lain-lain.

 

Apakah Biaya Retribusi Alat Pemadam Kebakaran Selalu Sama Setiap Tahun?

Biaya retribusi alat pemadam kebakaran dapat berbeda setiap tahunnya tergantung pada beberapa faktor.

Kenaikan biaya retribusi alat pemadam kebakaran dipengaruhi oleh indeks kesejahteraan masyarakat yang dapat dilihat dari semakin banyaknya investor dan pelaku usaha di suatu daerah dan faktor penunjang lainnya.

Semakin sejahtera dan semakin berkembangnya suatu daerah tentunya menyebabkan peningkatan kebutuhan suatu daerah dan juga meningkatnya peluang terjadinya kebakaran.

Leave a Comment

0