Pelajari SOP Pelatihan Jika Terjadi Kebakaran di Sini!

Segala upaya mitigasi terhadap bencana apapun harus Anda lakukan jauh-jauh hari. Apa lagi untuk bencana yang tidak bisa Anda prediksi, seperti kebakaran. Bahaya kebakaran sangatlah destruktif dan masif, jika Anda tidak punya ‘bekal’ dalam menanganinya. Maka, mempelajari SOP pelatihan jika terjadi kebakaran sangatlah penting.

Saat Anda sudah mempelajari SOP jika terjadi kebakaran, Setidaknya Anda akan punya bekal ilmu untuk bertindak dan menyikapi kebakaran. Anda juga akan mendapat SOP penggunaan APAR dan bagaimana menggunakan alat pemadam api lain seperti karung goni, saat Anda mempelajari SOP pelatihan jika terjadi kebakaran.

 

Inilah Langkah SOP Pelatihan Jika Terjadi Kebakaran

SOP Pelatihan Jika Terjadi Kebakaran dan Tanda Titik Kumpul

Jika terjadi kebakaran, apa yang harus Anda lakukan? Silakan ikuti langkah di bawah ini:

  1. Jika terjadi kebakaran, Anda dihimbau untuk tidak panik. Lalu, segera lakukan identifikasi titik api.
  2. Segera kontak tim pemadam kebakaran.
  3. Apabila kebakaran dirasa masih dalam skala kecil, coba padamkan api menggunakan APAR atau alat pemadam tradisional yang tersedia di sekitar Anda.
  4. Jika upaya pemadaman api menggunakan APAR atau alat pemadam api gagal, segera hubungi lagi tim pemadam kebakaran. Jika masih memungkinkan, evakuasi barang berharga milik Anda dan matikan panel sumber listrik.
  5. Setelah semua berada di titik kumpul, segera absen dan pastikan tidak ada orang yang tertinggal di dalam bangunan yang terbakar.

 

Cara Menggunakan Alat Pemadam Menurut SOP Pelatihan Jika Terjadi Kebakaran

Saat kebakaran masih dalam tahap awal, Anda masih bisa melakukan upaya pemadaman menggunakan APAR atau karung goni. Namun, sebelum itu Anda perlu mengetahui cara menggunakannya terlebih dahulu.

Dalam menggunakan APAR, Anda harus mengingat teknik PASS. Teknik PASS adalah singkatan dari Pull, Aim, Squeeze dan Sweep, yang akan dijabarkan di bawah ini:

  1. Pull: menarik safety pin yang ada pada APAR.
  2. Aim: mengarahkan selang dan nozzle APAR ke titik api.
  3. Squeeze: remas tuas APAR untuk mengeluarkan media pemadam dari tabung APAR.
  4. Sweep: sapukan media APAR pada titik api dari kanan ke kiri atau sebaliknya.

 SOP Pelatihan Jika Terjadi Kebakaran dan Aplikasi APAR

Lalu, jika Anda menggunakan karung goni untuk memadamkan api, silakan ikuti langkah berikut ini:

  1. Basahi karung goni sebelum digunakan.
  2. Angkat kedua ujung karung goni dengan kedua ibu jari di posisi depan.
  3. Tutupi tubuh Anda menggunakan karung goni saat menuju titik api, supaya Anda tidak terkena jilatan api.
  4. Lalu berjalanlah miring ketika mendekati sumber api.
  5. Setelah itu tutup bagian yang terbakar menggunakan karung goni. Tambahkan lapisan karung goni basah jika api belum juga padam.

Setelah Anda mengetahui langkah-langkah penggunaan alat pemadam tersebut, diharap Anda bisa menggunakannya dengan tepat dan maksimal. Jangan lupa juga untuk selalu menyiapkan alat pemadam kebakaran di sekitar bangunan atau aset milik Anda. Catatan khusus untuk alat pemadam APAR, harus selalu melakukan inspeksi dan perawatan berjangka dengan bantuan aplikasi FIRECEK.

Leave a Comment

0