Mari Cari Tahu Standar Tekanan APAR Normal

Alat pemadam api ringan adalah alat pemadam yang memerlukan perhatian khusus. Banyak aspek dalam alat pemadam api ringan yang perlu diperhatikan. Misalnya, komponen-komponen APARmedia dalam APAR dan juga standar tekanan APAR yang harus selalu dijaga supaya dalam kondisi normal.

Standar tekanan APAR sangat berpengaruh pada kinerja alat pemadam api ringan. Tekanan pada APAR mempengaruhi performa APAR dalam mengeluarkan media yang ada dalam APAR. Jika tekanan APAR tidak normal, maka dikhawatirkan APAR tidak akan bisa memadamkan api secara maksimal dan ini akan membahayakan aset-aset milik Anda, jika api terus membesar.

 

Penyebab Standar Tekanan APAR Tidak Normal

Ada dua faktor utama penyebab tekanan APAR menjadi tidak normal. Tekanan APAR tidak normal bisa disebabkan karena komponen APAR yang rusak atau faktor human error. Komponen alat pemadam api seperti tabung yang keropos atau seal yang tidak sesuai dengan APAR dapat menyebabkan tekanan APAR turun.

Sedangkan, untuk faktor human error bisa disebabkan oleh teknisi dan pemilik APAR sendiri. Faktor human error yang disebabkan teknisi terjadi karena teknisi tidak teliti saat melakukan refill media APAR dan tekanannya. Hal ini tentu akan menyebabkan tekanan APAR tidak normal atau tidak sesuai standar.

Standar Tekanan APAR Tidak Normal Apa Penyebabnya

Lalu human error yang disebabkan oleh pemilik APAR terjadi karena para pemilik APAR sering memainkan komponen APAR. Hal ini akan berpengaruh saat ada komponen seperti tuas atau safety pin yang tertekan secara tidak sengaja. Hal tersebut akan membuat tekanan APAR keluar dan membuat tekanan dalam APAR menjadi tidak normal.

 

Standar Tekanan APAR, Sudahkah Anda Memeriksanya?

Ada dua sistem tekanan yang sering ditemui pada alat pemadam api ringan, yaitu stored pressure dan cartridge. Untuk memeriksa tekanan dari masing-masing sistem tersebut tentu berbeda. Maka dari itu akan dibagikan untuk Anda cara mengecek tekanan APAR dari kedua sistem tersebut.

Standar Tekanan APAR Sudahkah Anda Memeriksanya

Untuk APAR dengan sistem stored pressure, pengecekan tekanan bisa dilakuan dengan melihat pressure gauge-nya. Jika jarum pada manometer masih ada di area hijau (15-20 bar), maka dianggap tekanan APAR masih dalam kondisi aman dan normal.

Lalu, sistem cartridge bisa diperiksa dengan melihat leher tabung APAR. Jika segel yang ada pada tabung APAR belum berubah (masih sama seperti saat APAR dibeli/sehabis diisi ulang) berarti bisa dikatakan tekanannya masih aman dan belum terjadi pengurangan.

Namun, dari semua cara-cara di atas, hal yang paling penting untuk menjaga APAR Anda pada performa terbaik adalah melakukan inspeksi berkala. Hal ini akan menghindarkan Anda dari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Atur jadwal inspeksi Anda dan pantau APAR Anda melalui aplikasi FIRECEK, silakan mencoba!

Leave a Comment

0